Beranda / Berita Internasional / Lembaga HAM: Serangan Udara Rusia Telah Tewaskan Lebih dari 1000 Warga Sipil

Lembaga HAM: Serangan Udara Rusia Telah Tewaskan Lebih dari 1000 Warga Sipil

Serangan udara Rusia diwilayah padat penduduk Suriah. (foto Guardian)
Serangan udara Rusia diwilayah padat penduduk Suriah. (foto The Guardian)

BUMISYAM, (22/1) – Serangan udara Rusia di Suriah telah menewaskan lebih dari 1.000 warga sipil sejak diluncurkan hampir empat bulan yang lalu. Invasi yang dimulai pada 30 September 2015, telah menewaskan 1.015 warga sipil, termasuk lebih dari 200 anak-anak, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris melaporkan seperti dikutip The Guardian.

SOHR juga mengatakan serangan telah membunuh 1.141 pejuang oposisi lainnya, termasuk Front Al Nusrah.

Dari total korban 3049 jiwa, dilaporkan hanya 893 anggota Islamic State (IS) yang terbunuh selama aksi serangan Rusia tersebut, meski Rusia dalam setiap kesempatan selalu menyatakan bahwa serangan udara yang dilakukan dalam rangka memerangi IS.

Dalam tiga minggu terakhir, tercatat korban tewas sebanyak 700 jiwa.

Rusia adalah sekutu setia rezim syiah Suriah pimpinan Bashar al-Assad dan telah menkoordinasikan setiap serangan dengan Damaskus, mengatakan itu menargetkan IS.

Rusia sebelumnya telah membantah tuduhan bahwa serangan yang telah menewaskan warga sipil sebagai absurd dan mengatakan klaim oleh kelompok-kelompok hak asasi kematian seperti itu adalah laporan palsu.

SOHR mengatakan membedakan antara serangan oleh Rusia, pesawat tempur koalisi yang dipimpin AS dan rezim Suriah berdasarkan jenis pesawat dan amunisi yang digunakan.

Tupolev TU-22 pembom melakukan serangan udara di Suriah. (Foto Reuters)
Tupolev TU-22, pesawat pembom Rusia melakukan serangan udara di Suriah. (Foto Reuters)

Sebuah koalisi yang dipimpin oleh Washington juga telah melakukan serangan di Suriah sejak September 2014. Mereka telah menewaskan 4.256 orang sejak aksi mereka mulai, di antaranya 322 warga sipil, termasuk lebih dari 90 anak-anak, menurut SOHR. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *