Beranda / Pojok Relawan / Students Organize for Syria, Kelompok Pelajar Yang Berjuang Untuk Pengungsi Suriah

Students Organize for Syria, Kelompok Pelajar Yang Berjuang Untuk Pengungsi Suriah

Photo by Troy Hurley | The State Press
Photo by Troy Hurley | The State Press

BUMISYAM, (25/1) – Sekelompok Mahasiswa di Arizona State University (ASU), berjuang untuk menceritakan kisah penderitaan orang-orang Suriah dan menginformasikan kepada masyarakat.

Mahasiswa seniior Biokimia dan Studi Keadilan, Zana Alattar menjadi orang pertama yang membidani kelahiran kelompok ini pada musim gugur 2012 dengan nama Save Our Syrian Freedom. sebelum kemudian berubah nama menjadi Students Organize for Syria.

Alattar mengatakan dia ingin menginformasikan kepada masyarakat  tentang perjuangan orang-orang Suriah yang telah mengalami penderitaan dan cerita di balik krisis.

“Tujuan dari kelompok itu sendiri adalah kesadaran, advokasi dan bantuan kemanusiaan,” kata Alattar dikutip The State Press. “Kami mencoba untuk menceritakan kisah revolusi Suriah dan bagaimana segala sesuatu yang terjadi di Suriah saat ini semua (krisis kemanusiaan – red) dimulai. Kami juga mencoba untuk memecah beberapa aspek yang rumit dari situasi yang terjadi di Suriah.”

Alattar melakukan perjalanan ke Suriah pada 2013 di mana ia mampu memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Suriah.

Dia mengatakan orang-orang sering tidak tahu situasi di Suriah atau memiliki kesalahpahaman tentang situasi yang sedang berlangsung dan krisis pengungsi yang dihadapi negara-negara di Eropa.

“Apa yang banyak orang tidak mengerti bahwa hal itu dimulai sebagai sebuah revolusi rakyat,” kata Alattar. “Ini dimulai dengan jutaan orang keluar ke jalan dan meminta pemerintah mereka untuk melakukan perubahan terhadap kebebasan berbicara, demokrasi dan HAM. Ini benar-benar adalah kisah keberanian yang kita semua bisa berempati dengannya,” jelas Alattar

Alattar juga menegaskan bahwa kesalahpahaman ini bisa diubah dengan diskusi sederhana dan memberikan orang-orang informasi yang sebenarnya dan cerita-cerita yang sering diabaikan media.

“Ini memang cukup sulit,” katanya.

“Banyak media tidak memilih untuk fokus pada cerita dan narasi dari rakyat Suriah dan lebih fokus pada para kelompok yang telah mengambil alih (konflik-red) Suriah sebagaimana kekuatan dunia yang lebih besar dan bagaimana peran mereka datang dan bermain didalamnya,” pungkasnya. (san)

Contact information

Students Organize for Syria

Facebook: www.facebook.com/Organize4Syria

Twitter: www.twitter.com/Organize4Syria

Instagram: www.instagram.com/organize4syria

Email: [email protected] 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *