Beranda / Berita Internasional / Rakyat Suriah Tuntut Rezim Bashar Assad Turun dari Kursi Pemerintahan

Rakyat Suriah Tuntut Rezim Bashar Assad Turun dari Kursi Pemerintahan

Revolusi telah menuntun rakyat Suriah untuk menuntut Bashar Assad turun dari kursi pemerintahan dan revolusi juga telah menuntun rakyat Suriah untuk menyatukan pasukan oposisi.

BUMISYAM|Suriah (31/12) – Hari pertama perjanjian gencatan senjata yang dijembatani antara Turki-Rusia, rakyat Suriah di Provinsi Idlib, Damaskus dan Aleppo melakukan aksi demonstrasi untuk menuntut rezim Bashar Assad turun dari kursi pemerintahan.

Seperti dilaporkan koresponden Al Jazeera, beberapa demonstran yang tiba-tiba turun ke jalan-jalan kota Idlib, tidak bermaksud untuk mengekspresikan gencatan senjata.

Akan tetapi aksi demo tersebut bertujuan untuk mengkonfirmasi inti dari revolusi Suriah, yaitu menuntut turunnya rezim Bashar Assad, baik dengan cara perang atau negoisasi politik.

Koresponden Al Jazeera menambahkan, bahwa para peserta dalam aksi demonstrasi melambaikan spanduk dan meneriakkan slogan-slogan yang menekankan kelanjutan dari revolusi.

Sedangkan spanduk demonstan lain ada yang berisikan tuntutan untuk menurunkan Bashar Assad dan mereka menginginkan agar pasukan oposisi bersatu serta mengkoordinasikan pekerjaan agar tujuan revolusi tercapai.

Para demostrasi di kota Idlib menyerukan, agar mengadili rezim Bashar Assad, sang pelaku kejahatan perang, serta membuat rezim bertanggung jawab atas pembunuhan ratusan ribu warga sipil dan penyiksaan yang mereka lakukan di dalam penjara.

Koresponden Al Jazeera juga menjelaskan, bahwa rakyat Suriah telah mengambil kesempatan saat perjanjian gencatan senjata untuk turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi.

Karena pada saat itu pesawat rezim tidak akan membom Provinsi Idlib, kecuali pelanggaran gencatan senjata terjadi di jam pertama. Dan aksi demonstrasi yang sama juga terjadi di Aleppo dan Damaskus. (Eka Aprila)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *