Beranda / Berita Nasional / Banjir Bima, IHR Fokus Bantu Sembako dan Pendidikan

Banjir Bima, IHR Fokus Bantu Sembako dan Pendidikan

BUMISYAM|Nusa Tenggara Barat – Banjir bandang yang melanda sebagian kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) Rabu, 21 Desember 2016 masih menyisakan duka yang mendalam.

Meski bantuan logistik banyak diberikan dari berbagai lembaga sosial, namun bantuan masih dirasakan sangat kurang, terlebih lagi bantuan dari segi pendidikan.

Hal demikian disampaikan oleh salah satu relawan Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Akbar saat berdiskusi dengan salah satu lembaga kemanusiaan Indonesian Humanitarian Relief (IHR) di pesantren Hidayatullah kota Bima, Jl. Imam Bonjol , Kampung Salama, Kel. Nae, Kec Rasanae Barat, Kota Bima, Senin (09/01/17) pagi.

Baim, sapaan akrab Ibrahim yang merupakan aktivis IHR menuturkan, bahwa sumbangan tersebut ingin fokus kepada sembako dan pendidikan, seperti seragam sekolah.

Namun minimnya akses mendapatkan seragam sekolah dinilai menjadi hambatan.

“ Meskipun kebutuhan seragam menjadi salah satu yang sangat dinginkan korban, tetap saja kita harus mengetahui kondisi realnya, “ ucap Akbar.

Dan kondisi realnya, seragam sangat sulit didapatkan di sini, karena toko-toko juga terkena banjir. Kecuali kita membeli seragamnya di Jakarta, kemudian dipaketkan dan dikirim ke lokasi yang memerlukan, tambah Akbar.

Akbar sendiri menceritakan, bahwa mereka dari BMH telah menyalurkan 100 paket berupa peralatan tulis dan sembako.

“ 100 paket alat tulis berupa buku, bolpoin, pensil telah disalurkan. Sedangkan bantuan sembako berupa 5 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak dan 5 bungkus mie instan juga telah disalurkan, “ kata Akbar yang saat itu didampingi pengajar pesantren Hidayatullah Kota Bima, Khoirul Huda.

Sementara itu, bantuan dari IHR direncanakan akan disalurkan ke beberapa wilayah yang masih belum terjangkau oleh bantuan, seperti Kecamatan Dara dan Kecamatan Penaraga.

Khoirul Huda mengatakan, ada beberapa kelurahan yang belum terjangkau dan nanti akan kita bagikan bantuan tersebut.

IHR merupakan lembaga kemanusiaan yang berada di bawah asuhan ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Bachtiar Natsir dan saat ini IHR telah bergerak mengumpulkan bantuan untuk bencana di Bima. (Ali Muhtadin)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *